FOLLOW US :        
 
02 Mei 2017
BOOKTOPIA

Buku adalah jendela dunia. Lewat buku, Superkids bisa mengembara sampai ke mana-mana, tanpa perlu bergeser ke sini-sana. Sayangnya, minat baca di Indonesia masih sangat rendah. Gak percaya? Coba perhatikan ini. Menurut survei UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya, di antara 1000 warga negara Indonesia, cuma satu yang tertarik sama buku-buku. Duh :-(

 

Kenapa minat anak pada buku begitu rendah? Salah satu penyebabnya adalah kurangnya sarana. Ada istilah tak kenal maka tak sayang. Ini juga berlaku pada buku. Gimana mau suka, kalau kenal aja enggak? Gimana mau tertarik, kalau beli buku aja nggak pernah? Padahal, nggak ada anak terlahir nggak suka buku. Yang ada adalah anak-anak yang terlambat dikenalkan pada buku sejak kecil. Tentu kuncinya tetap pada Superparent. Sebab nggak ada satu buku pun yang bisa bikin anak suka membaca. Kecuali bila orangtua rajin memberi contoh tentang asyiknya membaca buku, dan mendampingi Superkids menikmati buku-buku yang udah dibeli.

 

Hidup di era sekarang, pilihan buku untuk Superkids sebetulnya saaaangat beragam. Bukan saja tentang tema buku. Melainkan bahan dan keunikannya. Buku bukan hanya berisi lembaran-lembaran kertas dan huruf lagi. Juga bukan bacaan yang dilengkapi gambar atau ilustrasi hitam dan putih. Untuk adik-adik bayi, sekarang ada soft book alias buku bantal yang empuk. Iya, empuk. Nggak bakal melukai si adek dan bisa dicuci lagi bila kotor. Bahkan, ada juga bath book yang tahan air. Buku ini benar-benar dirancang untuk bisa dipakai anak bermain saat mandi, gak perlu khawatir rusak.

 

Lalu, ada boardbook yang bahannya karton tebal. Buku ini didesain sebagai bacaan yang tahan setiap bentuk bullying. Misalnya dilempar, digigit, atau dirobek. Boardbook adalah buku yang sangat awet. Bahannya bukan kertas yang bisa dirobek. Boardbook juga punya berbagai variasi. Antara lain puzzle book dan slider book. Puzzle book adalah buku sekaligus puzzle. Ilustrasinya di halamannya terdiri dari kepingan-kepingan puzzle yang bisa dibongkar pasang. Slider book adalah buku yang halamannya bisa digeser-geser, digerakkan, dan membuat gambarnya berubah.

 

Lalu, pernah dengar buku pop up? Yang gambarnya muncul dalam bentuk 3D? Atau, buku berjendela alias lift the fold book, yang dilengkapi jendela untuk dibuka di setiap halaman, dan melihat gambar apa yang ada di baliknya. Gimana dengan soundbook dan songbook, buku cerita yang bisa bersuara dan bernyanyi bila tombol-tombolnya ditekan? Ada lagi sticker book, buku cerita dilengkapi stiker yang bikin kegiatan membaca semakin seru.

 

Wah, kalau ketemu buku-buku menarik begini, Superkids bakal butuh rak buku dan sudut ruangan khusus nih buat disulap menjadi perpustakaan pribadi. Tapi beli buku juga harus disertai rasa tanggung jawab untuk tidak menelantarkannya. Buku itu jauh lebih berhagra bila lecek karena sering dibaca, disbanding mulus kinclong karena hanya dipajang sebagai koleksi. (*)