FOLLOW US :        
 
06 November 2017
PERSISTENT LEARNER

Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Pernah dengar pribahasa itu, Superkids? Artinya, seorang guru adalah figur teladan yang menjadi panutan. Apa yang dilakukan guru, akan dicontoh oleh anak didiknya. Sayangnya, nggak semua guru bisa menjadi panutan. Beberapa guru justru terjerat kasus kriminal karena melakukan perbuatan yang tidak pantas diteladani. Mulai kekerasan fisik sampai pelecehan seksual terhadap murid.

 

Maka, menjadi seorang pengajar juga perlu untuk terus belajar. Sama seperti menjadi orangtua, di mana Superparent pun dituntut untuk terus belajar menjadi orangtua yang baik seumur hidup. Sebab menjadi teladan bukan tentang sudah berapa lama seseorang menjadi guru atau ibu. Melainkan tentang seberapa dalam dan luas ilmu yang dimiliki dan sungguh-sungguh dijalankan.

 

Bagaimana dengan Superkids? Sebagai murid, belajar di kelas dan lingkungan sekolah adalah kegiatan rutin. Namun, sebagai lifelong learner atau pembelajar sepanjang hayat, menimba ilmu bukan hanya bisa dilakukan di sekolah. Pengetahuan bukan hanya bersumber pada guru dan buku-buku pelajaran, melainkan juga pengalaman. Superkids secara alami akan belajar mengaktifkan fitur penyaring di kepala: mana tindakan guru dan orangtua yang pantas ditiru, mana yang tidak.

 

Ilmu akan terus berkembang. Bila dulu hanya ada telepon rumah, sekarang ada smartphone yang bisa dibawa ke mana saja. Kalau dulu hanya bisa memasak pakai kompor minyak, sekarang sudah ada kompor listrik yang superpraktis. Bahkan, kalau dulu hanya bisa mengetik dengan mesin ketik manual, sekarang bisa dengan komputer jinjing bahkan tablet yang lebih modern. Maka, hanya Superkids yang mau belajar mengikuti perkembangan, yang akan bisa beradaptasi dan survive dengan kemajuan zaman.

 

Haru Guru Nasional rutin diperingati bersamaan dengan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tiap 25 November. Memang sih, pemerintah nggak menetapkannya sebagai hari libur nasional. Namun, bukan berarti Hari Guru nggak punya makna yang dalam. Mengingat besarnya peran seorang guru, hampir setiap negara juga memiliki peringatan Hari Guru di tanggal yang berbeda-beda.

 

Setidaknya, peringatan Haru Guru menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjadi seorang lifelong learner dalam porsi masing-masing. (*)