FOLLOW US :        
 
17 November 2016
ULTRA SCHOOL SPORT DAY GOES TO SOLO

Baru aja ngeramein Yogyakarta, Ultra School Sport Day (USSD) hadir juga di Surakarta (Solo). Superkids di kampung halaman Presiden Joko Widodo ini antusias banget berkompetisi pada Sabtu, 12 November 2016. Solo merupakan kota keenam yang disinggahi dalam tur USSD 2016, setelah Tangerang Selatan (16-17/4), Bogor (30/4), Surabaya (28/5), Malang (26/8), dan Yogyakarta (5/11). SD Kristen Kalam Kudus di Jl Adi Sucipto, Manahan, Banjarsari, menjadi tuan rumahnya.

 

Peserta USSD berasal dari SDK Kalam Kudus, SD Al Firdaus, SDIT Nur Hidayah, SD Kanisius Keprabon 2, SD Pangudi Luhur St Valentinus, dan SD Pangudi Luhur 1 & 2. Saat para atlet cilik bertarung di lapangan, wali murid pun sibuk menimba ilmu pengasuhan dalam sesi seminar parenting. Psikolog anak, remaja dan keluarga Irma Gustiana A MPsi Psi berbagai tips tentang tema yang lagi ngehits di kalangan orang tua, “Smart Parents in Digital Era”.

 

Sebelum pertandingan dimulai, semua wajib ngikutin upacara pembukaan di lapangan SKKK. Berbagai hiburan menarik menjadi penyemangat peserta USSD untuk berlaga. Seperti pertunjukan biola dan DJ oleh para murid dari sekolah yang ikutan USSD. Pertandingannya sendiri terbagi empat kategori. Yaitu Dance School Battle, Mini Soccer untuk murid kelas 4-6, Fun Ultra Kids Triathlon (ultrathlon) untuk murid kelas 1-3, serta Badminton School Battle untuk murid kelas 4-6.

 

Dalam Dance School Battle, tiap sekolah dibatasi mengirim satu kelompok tari berisi paling banyak lima orang. Bukan cuma kelincahan gerak mereka lho yang jadi poin penilaian. Tapi juga kekompakan dan kreativitas mereka. Tim juri memutuskan, penari cilik dari SDK Kalam Kudus  sebagai juara pertama, SD Pangudi Luhur 1 juara kedua, dan SD Pangudi Luhur 2 juara ketiga. Di cabang olahraga futsal, SD Kanisius Keprabon 2 unggul menjadi juara pertama, disusul SD Al Firdaus sebagai juara kedua, dan SD Pangudi Luhur St Valentinus juara ketiga. Badminton School Battle dimenangkan SKKK sebagai juara satu, SD Al Firdaus juara dua, dan SDIT Nur Hidayah juara tiga.

 

Gimana dengan ultrathlon? Kompetisi ini mungkin yang paling rame karena pesertanya paling banyak. Tiap sekolah mengirim 30 murid perwakilan kelas 1,2, dan 3. Mereka secara estafet akan berlaga menyelesaikan tantangan-tantangan seru yang dirancang tim USSD. Seperti jumping ball, bersepeda, melompati ban, dan merayap. Tim SD Nur Hidayah membuktikan diri sebagai yang terbaik. Mereka berhasil menjadi juara satu, SDK Kalam Kudus juara dua, dan SD Al Firdaus juara ketiga. Eh, ada juga kompetisi non olahraga yang digelar Ultra Milk. Yaitu Milk Everyday Challenge berhadiah utama kamera instan, dan School Best Project berhadiah printer.

 

Kepala Sekolah SDK Kalam Kudus Kismanto Utomo SPK sangat salut atas penyelenggaraan kegiatan hasil kerjasama Ultra Milk dan Superkids Indonesia ini. Menurutnya, USSD dapat menggali potensi murid untuk terus berkembang. Seminar pengasuhan anak yang dibawakan psikolog Irma Gustiana pun gak kalah dahsyat. “Nggak hanya anak-anak yang harus dididik. Orang tua juga memang perlu dididik agar paham. Anak nggak bisa dilarang main gadget tanpa diberi solusi,” ujar Kismanto.

 

HAFIDA INDRAWATI

FOTO: SUPERKIDS INDONESIA