FOLLOW US :        
 
14 Maret 2017
8 CARA MEMBESARKAN ANAK KREATIF

Kreatif adalah kemampuan menyelesaikan masalah dengan cara berbeda, yang hasilnya pun luar biasa. Anak pintar, dengan segudang prestasi dan nilai ujian di atas rata-rata, belum tentu kreatif. Anak kreatif adalah mereka yang punya banyak ide-ide baru dan orisinil. Dia juga selalu punya jalan untuk mengatasi kesulitan. Bila cara yang pertama gagal, dia nggak bakal putus asa karena suka mencari cara lain untuk ditempuh.

 

Berpikir kreatif memang nggak ada dalam mata pelajaran di sekolah. Superparent bisa mengasah kreativitas anak dengan beberapa langkah sederhana berikut ini.

 

1. Bikin Buku Sendiri. Jangan bayangkan kelas menulis, laptop, atau berurusan dengan penerbit. Ajak aja Superkids ke perpustakaan atau toko buku. Lihat, ada ribuan cerita dari berbagai negara dengan penulis berbeda-beda, udah dituangkan dalam bentuk buku. Jadi, kenapa Superkids nggak bikin certa sendiri aja? Dengan kertas, pulpen, dan krayon, Supermom bisa membantu dia memulai kisah dongengnya sendiri. Jangan batasi temanya. Biarkan Superkids bebas menceritakan apa yang dia sukai lewat tulisan.

 

2. Pilih yang Gak Biasa. Gambar langit berhias lolipop, sapi berkepala kelinci, atau rumput berwarna merah muda. Superkids boleh berimajinasi seluas-luasnya. Kalau lihat, jangan mencela hasil karyanya yang berbeda dari kebanyakan anak lain. Sebaliknya, Superparent perlu memuji agar dia tahu, memiliki selera yang unik bukan sesuatu yang tabu dan dilarang.

 

3. Dorong Rasa Ingin Tahu. Bisa jadi, meladeni pertanyaan anak “Kok bisa? Kenapa?” ratusan kali memang melelahkan. Tapi, selama Superparent bisa, biarin aja dia aktif bertanya tentang segala macam yang pingin dia tahu. Dorong anak untuk mengeksplor lingkungan di sekitar dan mencari jawaban dari hal-hal yang membuatnya penasaran. Rasa ingin tahu yan besar merupakan modal awal untuk berpikir kreatif. 

 

4. Pakai Ulang Barang Bekas. Daripada buangin botol plastik minuman, coba kreasikan jadi pot tanaman gantung untuk menghiasi tembok halaman belakang. Daripada membuang jins usangnya yang udah kekecilan, gunting bagian sakunya dan jahit menjadi tas mungil yang keren. Tunjukkan betapa banyak cara memanfaatkan kembali barang-barang bekas, yang mungkin bagi orang lain nggak berguna lagi.

 

5. Habiskan Waktu di Luar. Taruh dulu gadget-nya, mari ajak Superkids berjalan-jalan menikmati pemandangan alam. Dia bisa mengeksplor berbagai bentuk, warna, dan tekstur di tempat terbuka. Sempatkan mengajaknya bermain mengumpulkan bunga-bunga yang jatuh di tanah, atau menggali pasir untuk mencari batu-batu kecil yang tersembunyi di baliknya.

 

 

6. Dengerin Musik. Jadikan musik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di rumah. Irama, melodi, dan nada akan mendorong anak bergerak dan berimajinasi. Biarin dia menari, melompat, atau bergaya ala bintang rock yang sedang konser di panggung besar. Ajak dia menyanyikan lagu favorit, dengan lirik yang sengaja diganti. Bahkan, Superparent juga bisa mendorong dia menulis lagu versinya sendiri.

 

7. Main Drama. Daripada cuma dibaca, kenapa nggak coba praktikin langsung isi cerita buku favoritnya? Anak mungkin udah fasih bermain drama dan ngobrol dengan boneka. Nah, ini waktunya Superparent terlibat dalam permainan. Ceritanya nggak harus diangkat dari dongeng-dongeng kerajaan. Pilih cerita yang dia sukai saja supaya anak lebih bersemangat menjiwai permainan peran ini.

 

8. Jadi Role Model. Anak sudah pasti akan mencontoh orangtuanya. Jadi, kalau pinginnya punya anak kreatif, Superparent juga harus mau belajar menjadi kreatif. Cara paling gampang adalah mendampingi dia mewarnai, menggambar, atau menyelesaikan proyek seni. Jangan menolak dengan alasan “Duh, saya nggak jago gambar,” atau “Saya nggak ada bakat jadi seniman”, dan sejenisnya. Superparent gak perlu punya kemampuan sekelas Affandi. Cukup temani dia dan jangan sibuk mengoreksi warna, bentuk, dan lain-lain yang dia kerjakan. Tunjukkan, gak papa kok kalau karyanya nggak sempurna. Itu akan membantu dia tumbuh dengan kreativitas tanpa batas.

 

HAFIDA INDRAWATI

FOTO: ISTOCK