FOLLOW US :        
 
30 Desember 2017
Resolusi 2018 yang Perlu Dicoba

Menyambut tahun baru 2018, ada baiknya menyusun daftar resolusi yang ingin dilakukan. Resolusi itu harusnya berupa sesuatu yang membawa perubah positif, menjadikan Superkids lebih baik. Orang dewasa sering membuat daftar resolusi yang wow, tapi gak diikuti keinginan kuat untuk menjalankan. Gak heran kalau buntut-buntutnya, resolusi itu masih nggak kesampaian meski sampai tahun depan. Berikut ini contoh resolusi yang lebih realistis dan perlu Superparent dorong agar Superkids mau mencoba.

 

Membatasi Pemakaian Gadget. Bila sebelumnya Superkids bebas menggunakan gadget kapan saja di mana saja, sekarang resoulikan untuk dibatasi. Buat peraturan pemakaian gadget untuk diri sendiri. Tempel peraturan itu di pintu kamar atau tempat lain yang gampang terlihat. Isinya bisa seperti ini: Tidak menggunakan gadget di ruangan gelap, sambil berbaring, saat sedang di-charge, apalagi membawanya ke kamar mandi.

 

Mengurangi Mie Instan. Aduuh, siapa nggak doyan makan mie instan? Cepat masaknya, enak rasanya. Tapi tahu sendiri kan, proses memasak yang instan dengan bumbu-bumbu penyedap yang diawetkan, kurang bagus bila dikonsumsi terus-terusan. Jadi, tepat banget kalau salah satu resolusi Superkids tahun 2018 adalah mengurangi mengonsumsi mie instan. Bila biasanya seminggu dua kali, sekarang cukup sebulan sekali.

 

Perbanyak Jalan Kaki. Kids jaman now lebih sedikit bergerak dibanding anak-anak era 1980 dan 1990an. Penyebab utamanya adalah asyik bermain gadget setiap saat. Nggak hanya merusak mata, kebiasaan ini juga buruk untuk kesehatan badan. Mager alias malas gerak membuat Superkids makin berpotensi terkena obesitas alias kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, sampai diabetes. Mulailah olahraga ringan, misalnya berjalan kaki. Jangan malas melangkahkan kaki, termasuk memaksa sopir menunrunkan tepat di depan pintu gerbang sekolah. Mau beli sesuatu di toko sebelah? Jalan kaki aja daripada dianterin mama naik motor.

 

Pelajari Sesuatu yang Baru. Resolusikan untuk berani mencoba sesuatu yang benar-benar baru. Atau, sesuatu yang selama ini ditunda untuk dilakukan. Misalnya bergabung dengan book club di sekolah, menjadi volunteer kegiatan-kegiatan sosial, mendaftar les vokal, atau mencoba berwirausaha dengan membuka toko online.

 

Bersahabat dengan Musuh. Punya saingan di sekolah? Atau orang yang memendam iri pada Superkids? Atau bahkan sepupu yang terkesan selalu sinis setiap ketemu? Balas semua yang mereka lakukan dengan kebaikan. Beranikan diri untuk tetap bersikap baik, gak terpengaruh oleh aura negatif yang mereka sebarkan. Lihat, lama-lama mereka akan tahu, memusuhi Superkids adalah keputusan yang keliru. 

 

Lebih Banyak Tersenyum. Simpel? Ya, kedengarannya. Tapi percaya deh, lebih banyak senyum bukan urusan mudah. Senyum adalah kebaikan kecil yang berdampak besar untuk orang lain. Bukan berarti Superkids harus terus-terusan senyum tanpa alasan. Melainkan tersenyum dan pasang tampang ramah pada teman, tanpa memilih dan membeda-bedakan. Resolusi yang perlu dicoba, kan?

 

HAFIDA INDRAWATI

FOTO: ISTOCK